Belanja hemat, ya ke pasar !


Belanja merupakan aktivitas yang disukai oleh kaum wanita.Belanja bahkan,dianggap dapat mengurangi stress, dan membuat hati riang setelah lelah beraktivitas dengan berbagai pekerjaan. Kaum wanita memang  banyak dijumpai sedang berbelanja di pasar,ketimbang lelaki. Umumnya, wanita yang dijumpai adalah mereka para ibu-ibu yang membeli bahan-bahan sembako , makanan ataupun alat rumah tangga lain  untuk keluarga.

Mayoritas para wanita terlebih para ibu rumah tangga sangat sensitif dengan harga barang yang akan dibeli. Sebagai seorang ibu, tentu harus pintar mengelola anggaran belanja keluarga, agar tidak terbuang percuma.Di zaman yang apa-apa serba mahal dan kebutuhan semakin banyak, para ibu rumah tangga memang dituntut untuk lebih berhemat mengenai pengeluaran keluarga.

Untuk lebih berhemat, ada baiknya kita berbelanja bahan kebutuhan rumah tangga di pasar tradisonal. Salah satu kelebihan berbelanja di pasar tradisional adalah memungkinkan anda menghemat beberapa rupiah pengeluaran anda. Berbelanja di pasar memang lebih murah dibanding di Supermarket. Di pasar tradisional anda dapat menawar harga dan bisa jadi lebih murah bila anda dapat membeli kebutuhan anda dengan harga yang pas dan umum.

Akan tetapi, ada sebagian orang yang tidak tahu harga barang yang akan dibeli, sehingga dia tak tahu pasti berapa harga yang umum, pas, dan tepat untuk barang tersebut. Dalam proses tawar- menawar dengan pedagang, anda mungkin mendapati harga yang akan sedikit lebih tinggi awalnya, sampai akhirnya anda akan dapat harga yang disepakati bersama.

Ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli  kebutuhan rumah tangga terlebih di pasar tradisional .

  1. Pergilah  ke pasar yang paling dekat dari tempat anda tinggal.

Tak perlu khawatir tentang pasar mana yang menjual harga lebih murah, karena pada dasarnya mereka membeli dengan harga yang sama. Sekalipun lebih murah atau lebih mahal, bisa jadi dipotong untuk uang bongkar barang, membayar kuli, uang kulakan, dsb

2 Catatlah daftar belanjaan anda.

Ini dimaksudkan agar anda fokus pada kebutuhan yang memang anda butuhkan, dan  menghindari anda lupa pada apa yang anda harus beli. Selain itu catatan belanjaan akan membantu anda untuk lebih berhemat dan tidak membeli barang  yang tidak dibutuhkan

3Cari tahu terlebih dahulu informasi harga barang yang akan anda beli.

Berbelanja di pasar tradisional memerlukan keberanian untuk menawar, karena pada dasarnya tak ada pembeli yang mau rugi banyak atau keblondrok (jawa), dan tak ada pedagang yang menolak untung banyak. Dengan terlebih dahulu tahu harga yang sebenarnya akan memudahkan anda dan mendapat harga yang pantas.

4.Belanja disaat anda sedang punya waktu cukup banyak.

Belanja terburu- buru akan membuat anda panik, pikiran anda tidak tenang karena harus berkejaran dengan waktu. Sedang, pikiran kita mesti tenang saat menawar agar tidak terbuang percuma uang kita karena salah hitung atau salah beli barang yang tak perlu. Selain itu, membelipun harus sabar. Anda harus mengantri dengan pembeli lain karena terkadang kita jumpai toko yang cukup ramai.Karena itu, berbelanjalah disaat anda memang memiliki banyak waktu.

5. Belanja dalam waktu tertentu dan jumlah banyak.

Membeli gula misalnya, jika anda membeli pada jumlah banyak misalnya 10 kg, tentu akan lebih murah hitunganya dibanding membeli 1 kg perhari selama 10 hari. Maka dari itu, belanjalah setelah anda menerima gaji atau uang belanja dari suami dengan jumlah sedikit banyak untuk lebih menghemat uang dan biaya transportasi

6. Berbelanjalah di satu tempat.

Berbelanjalah di toko yang biasa menjadi langganan anda. Pedagang akan memberikan harga yang sesuai dengan langgananya, dan sudah tahu harus memberi harga berapa karena sudah kenal atau sudah sering berbelanja. Pedagangmungkin akan  merasa senang dan bisa jadi memberikan anda diskon di setiap belanja, atau juga pada akhir tahun akan memberikan anda persenan atau THR.

Itu tadi adalah beberapa tips berbelanja hemat di pasar tradisional dalam pandangan saya. Tulisan ini murni dari pengalaman saya mengamati para pembeli dan pedagang di pasar. Mungkin ada hal yang luput dari tulisan ini dikarenakan pengetahuan saya yang masih terbatas. Saya berharap di masa yang akan datang akan lebih baik menuliskannya. Saran dan komentar sangat saya harapkan untuk kebaikan tulisan ini.

<a href=”http://www.facebook.com/sharer.php?u=&t=&#8221; target=”blank”>Share on Facebook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s