elegi untuk negeri yang tuli

ketika petruk membiak menjadi kroni-kroni

mengugat mimpi-mimpi basi

para birokrat tai!

lihat perut kami membusung

kekal dengan lapar

tenggorokan kami kering

sebab terlalu sering perang batin

akankah kita bermuara pada titik yang bernama kehidupan?

sayang, aku bukan visioner

Iklan